Breaking News

Daerah Kalbar Target Peredaran Uang Palsu

Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Kalimantan Barat mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap peredaran uang palsu pada bulan Ramadhan dan Lebaran, mengingat kedua momentum tersebut dipastikan transaksinya tinggi dan itu celah bagi oknum yang memanfaatkan peredaran uang palsu. Oleh karena itu kami mengimbau masyarakat untuk mewaspadai peredaran uang palsu tersebut," ujar KPW Bank Indonesia Kalbar, Dwi Suslamanto di Pontianak, Rabu (22/6/16).
Dwi menjelaskan peredaran uang palsu di Kalbar masih terbilang relatif rendah dibandingkan provinsi lainnya. Kemudian kebanyakan penyebaran uang palsu polanya dilakukan masih di daerah bukan di perkotaan.
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Barat kata Dwi mencatat temuan uang palsu sebanyak 233 lembar pada tahun ini. Untuk uang palsu kebanyakan pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu," ucapnya.
"Masyarakat harus bisa mengecek ciri-ciri uang seperti dilihat, diraba, dan diterawang. Kenali ciri-ciri rupiah supaya tak jadi korban," katanya. (Sumber : Elshinta.com 22/6/2016)
TIPS untuk mengenali Ciri-ciri uang asli dan palsu ;

Cara yang paling gampang untuk mengenali ciri-ciri uang asli dan palsu adalah dengan rumus 3D. Rumus ini memang sudah lama dan banyak orang yang sudah tau. Yaitu Dilihat, Diraba, dan Diterawang.

1.     Dilihat.
Ciri-ciri uang asli :
·         Warna cerah, tidak luntur, dan tidak patah-patah.
·         Bagian kiri bawah ada optical variabel x.
·         Dicetak dengan tinta pigment khusus yang mana bisa berubah warna kalau dipandang dari sudut pandang berbeda.
·         Benang pengaman juga bisa berubah-ubah warna menyesuaikan sudut pandang mata.
Ciri-ciri uang palsu:
·         Warna pucat, luntur, patah-patah, dan tidak secerah yang asli.
·         Tinta pembuatnya tidak menghasilkan perubahan kalau dilihat dari sudut pandang yang lain.
·         Begitu juga benang pengamannya, warna tetap meski dilihat dari berbagai sudut.

2.     Diraba.
Ciri-ciri uang asli:
·         Kertas terasa lebih tebal dan tidak mudah lecek.
·         Lambang negara ada tekstur kasar.
·         Tekstur kasar (permukaan timbul) pada uang asli terbentuk dari kertasnya.
Ciri uang palsu:
·         Terbuat dari kertas tipis dan mudah lecek seperti koran.
·         Lambang negara tidak ada tekstur.
·         Tekstur kasar terbuat dari tinta sablon, bukan berdasarkan kertasnya.

3.     Diterawang.
Ciri-ciri uang asli:
·         Terlihat tanda air yang menggambarkan sosok pahlawan.
·         Gambar tersebut satu dan tidak berlawanan.
·         Gambar terlihat timbul berdasarkan kertasnya.
·         Gambar permukaan depan dan belakang saling mengisi (rectoverso)

Ciri Uang palsu:
·         Tanda air gambar pahlawan berlawanan.
·         Tanda air tersebut permukaannya tidak ada tekstur timbul.
·         Gambar permukaan depan dan belakang tidak saling mengisi bahkan cenderung berantakan.

TIPS Aman Menukarkan Uang Recehan Jelang Lebaran;
1.     Siapkan uang yang ditukarkan dengan rapih supaya tidak tercecer dan tidak menjadi pusat perhatian saat hendak menukarkan.
2.     Tukarkan ditempat yang resmi oleh Bank Indonesia untuk menghindari resiko uang palsu.
3.     Harap antri yang tertib sesuai dengan antrian.
4.     Setelah ditukarkan simpan di tempat yang aman seperti tas yang aman untuk antisipasi adanya kejahatan.
5.     Jika terpaksa harus menukar uang di pinggir jalan, pelajari dulu ciri-ciri uang asli, bersikap tenang, turun dari kendaraan dan jangan terburu-buru.
TIPS menghindari uang palsu saat bertransaksi;
1.     Pastikan uang pembayaran atau pengembalian dalam kondisi baik agar mudah mendeteksi dari fisiknya
2.     Sediakan alat bantu untuk mendeteksi uang palsu jika sangat diperlukan
3.     Jika transaksi dalam jumlah besar disarankan jangan menggunakan tunai sebaiknya menggunakan non tunai

Semoga bermanfaat
barbor


1 komentar: